spasikaltim.com, Bontang — Wali Kota Bontang, Basri Rase, secara resmi membuka kegiatan Basic Study Skill (BSS) yang diikuti oleh 107 mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang pada Jumat (6/9/2024) pagi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran dosen STITEK Bontang atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya BSS sebagai bekal yang sangat berharga bagi para mahasiswa selama menjalani masa studi mereka selama empat tahun ke depan.
“Atas nama pemerintah kota, saya mengucapkan terima kasih kepada dosen dan seluruh jajaran STITEK yang telah mengadakan kegiatan ini. Basic Study Skill ini sangat penting sebagai bekal mahasiswa untuk empat tahun ke depan. Saya doakan semuanya sukses, dan jangan sampai ada yang gagal. Tuntutlah ilmu setinggi mungkin,” ucap Basri Rase.
Lebih lanjut, Basri menambahkan bahwa peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas utama pemerintah di bawah kepemimpinannya. Ia berharap agar generasi muda Bontang dapat memiliki keterampilan dasar dan pendidikan yang lebih baik dibandingkan dengan daerah lain, karena SDM yang unggul adalah kunci kemajuan sebuah bangsa.
“Salah satu fokus utama pemerintah adalah bagaimana generasi muda Bontang bisa memiliki keterampilan dasar dan pendidikan yang lebih baik dibandingkan daerah lain. SDM yang unggul adalah kunci kemajuan sebuah bangsa,” kata Basri.
Wali Kota juga mengajak para mahasiswa untuk terus belajar dan merencanakan masa depan dengan baik, seraya menegaskan bahwa di mana ada kemauan, pasti ada jalan. Dia mendorong para mahasiswa untuk menuntut ilmu di mana saja dan menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.
“Di mana ada kemauan, pasti ada jalan. Tuntutlah ilmu di mana saja dan gantungkan cita-citamu setinggi langit. Perencanaan yang baik adalah kunci menuju keberhasilan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Basri Rase juga menyoroti pentingnya pendidikan untuk kemajuan bangsa. Ia membandingkan Indonesia dengan negara-negara lain yang merdeka pada waktu yang hampir bersamaan, seperti Korea Selatan dan Singapura, yang kini unggul dalam bidang teknologi digital.
“Indonesia masih tertinggal dalam hal SDM dibandingkan dengan Korea Selatan yang kini menguasai dunia teknologi digital. Ini membuktikan bahwa pendidikan dan SDM yang berkualitas adalah kunci utama kemajuan negara,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota Bontang mengingatkan para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di STITEK dengan sebaik-baiknya. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, guru, dan daerah.
“Kita punya sarana dan dosen-dosen yang kompeten. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Jadilah kebanggaan bagi diri sendiri, orang tua, guru, dan daerah,” pungkasnya.





