SPASIKALTIM.COM, Bontang, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Pemerintah Kota Bontang, DPRD Kota Bontang menggelar Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang 1 di Gedung DPRD Kota Bontang pada Sabtu (12/10/2024). Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat penting, termasuk Pjs Wali Kota, Ketua DPRD Kota Bontang, serta berbagai pimpinan instansi vertikal dan lembaga terkait.
Rapat paripurna ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memaparkan pencapaian selama 25 tahun berdirinya Kota Bontang, sekaligus menyampaikan rencana pembangunan ke depan.
Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Bontang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan demi mewujudkan visi “Kota Bontang yang Lebih Hebat dan Beradab.”
Pjs Wali Kota menguraikan sejumlah capaian pembangunan, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang dari 74,89 menjadi 81,63 pada tahun 2023, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 4,11 persen. Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi nonmigas mengalami peningkatan signifikan dari -2,94 persen menjadi 4,16 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga turun drastis dari 17,02 persen menjadi 7,74 persen pada 2023.
Selain itu, Pemkot Bontang juga mencatatkan berbagai kemajuan dalam hal penanganan banjir, kawasan kumuh, penyediaan air bersih, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. “Luas genangan banjir berhasil ditekan dari 519,29 hektare menjadi 190,79 hektare, dan luas kawasan kumuh juga berkurang dari 73,56 hektare menjadi 36,85 hektare,” ujar Pjs Wali Kota.
Pada kesempatan itu, Pjs Wali Kota Bontang juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang akan menjadi pedoman arah kebijakan pembangunan kota untuk 20 tahun mendatang.
“Tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan mengembangkan ekonomi hijau yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap pembangunan yang telah berjalan, sekaligus menjadi momentum untuk introspeksi dalam upaya mewujudkan Kota Bontang yang lebih maju dan sejahtera. Pjs Wali Kota berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dan bersama-sama mendayung menuju masa depan yang lebih baik bagi Kota Bontang.





