SPASIKALTIM.COM, BONTANG – Keheningan dini hari di Jl. Poros Muara Badak–Samarinda mendadak pecah oleh suara tangisan bayi. Peristiwa mengharukan itu terjadi di kawasan Gunung Batu RT 03, Desa Tanah Datar, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 02.45 Wita.

Tangisan tersebut pertama kali didengar oleh saksi berinisial DR. Bersama MH, ia langsung menelusuri sumber suara dan mendapati seorang bayi laki-laki tergeletak di atas bak mobil pick up miliknya yang terparkir di garasi rumah. Bayi itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain hijau, dengan tubuh dililit tali rafia berwarna biru.

Temuan itu segera dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Muara Badak. Tak berselang lama, petugas kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan awal.

Bayi malang tersebut kemudian dilarikan ke Puskesmas Sungai Siring untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan menyatakan bayi laki-laki tersebut memiliki berat sekitar 2,5 kilogram dengan panjang 47 sentimeter, dalam kondisi sehat dan kini menjalani perawatan sementara di fasilitas kesehatan.

Kapolsek Muara Badak, Iptu Danang, menegaskan bahwa keselamatan bayi menjadi prioritas utama pihaknya.

“Keselamatan bayi adalah yang paling utama. Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga melindungi setiap nyawa. Penyelidikan terus kami lakukan untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain membawa bayi ke fasilitas kesehatan, Polsek Muara Badak juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan instansi terkait.

Ke depan, polisi akan mengintensifkan penyelidikan dengan menelusuri petunjuk di sekitar lokasi penemuan, termasuk kemungkinan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara guna memastikan perlindungan dan masa depan bayi tersebut.

Saat ini, bayi laki-laki itu masih mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sungai Siring dengan pengawasan ketat tenaga medis. (*)