SPASIKALTIM.COM, BONTANG — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI resmi merilis jadwal lengkap kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang dari Pelabuhan Bontang untuk periode Januari hingga Februari 2026. Penetapan jadwal ini diharapkan memberi kepastian layanan transportasi laut bagi masyarakat yang hendak bepergian antarpulau, khususnya menuju wilayah Sulawesi, Kalimantan, Jawa, dan Nusa Tenggara.
Staf Operasional PELNI Cabang Bontang, Tri Nurdiansyah menyampaikan, selama periode tersebut terdapat dua armada utama yang melayani pelayaran dari Bontang, yakni KM Egon dan KM Binaiya. Kedua kapal tersebut melayani rute strategis dengan lintasan pendek hingga jarak jauh yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan penting di Indonesia bagian tengah dan timur.
Pada Januari 2026, KM Egon dijadwalkan beberapa kali sandar di Pelabuhan Bontang untuk rute Parepare. Kapal ini tercatat tiba pada 1 Januari 2026 pukul 02.00 WITA dan kembali berangkat pada pukul 04.00 WITA. Selanjutnya, KM Egon kembali tiba pada 3 Januari 2026 pukul 10.00 WITA dan bertolak pukul 16.00 WITA dengan rute lanjutan Parepare–Batulicin–Surabaya–Lembar–Waingapu.
Selain itu, KM Egon juga dijadwalkan tiba dan berangkat pada 15 Januari serta 29 Januari 2026 dengan rute menuju Parepare. Sementara pada 17 Januari 2026, kapal ini kembali melayani pelayaran jarak jauh menuju Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Sementara itu, KM Binaiya melayani rute yang menghubungkan Parepare dan Awerange dengan sejumlah pelabuhan lainnya. Kapal ini dijadwalkan tiba di Pelabuhan Bontang pada 7 Januari 2026 pukul 23.00 WITA dan berangkat pada 8 Januari 2026 pukul 02.00 WITA dengan rute Parepare–Makassar–Labuan Bajo–Bima–Benoa.
KM Binaiya juga tercatat tiba dari Awerange pada 22 Januari 2026 pukul 13.00 WITA dan kembali berangkat pada pukul 16.00 WITA menuju Parepare. Selanjutnya, pada 25 Januari 2026, kapal ini kembali melayani pelayaran dengan rute Awerange–Makassar–Labuan Bajo–Bima–Benoa.
Memasuki Februari 2026, KM Egon kembali dijadwalkan sandar di Pelabuhan Bontang pada 1 Februari 2026 pukul 03.00 WITA dari Parepare dan berangkat pukul 06.00 WITA dengan tujuan Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, hingga Waingapu.
PELNI menegaskan, penyusunan jadwal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi laut, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antardaerah.
Tri Nurdiansyah juga mengingatkan calon penumpang agar mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk pembelian tiket menggunakan identitas asli serta memastikan kesesuaian data tiket sebelum keberangkatan.
“Tiket dapat dibeli melalui loket resmi PELNI, agen perjalanan resmi, maupun aplikasi PELNI Mobile. Penumpang wajib membawa identitas diri saat check-in dan boarding pass sebelum naik kapal,” ujarnya.
PELNI mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke pelabuhan dan selalu memperhatikan jadwal kedatangan serta keberangkatan kapal agar perjalanan laut dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)





