SPASIKALTIM.COM, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda mulai menggeser fokus kebijakan pendidikan ke isu yang selama ini jarang tersentuh: keselamatan siswa ketika bencana terjadi.

Melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana, legislatif berupaya memastikan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang siap melindungi ribuan anak dari potensi ancaman alam maupun non-alam.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan bahwa raperda ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Banyak sekolah di Samarinda berada di kawasan rawan banjir, tanah labil, hingga memiliki bangunan dengan standar keselamatan yang terbatas. Menurutnya, tanpa regulasi yang mengikat, kesiapsiagaan sekolah hanya bergantung pada inisiatif masing-masing pengelola.

“Kami ingin memastikan sistem perlindungan di sekolah bukan sekadar imbauan, melainkan menjadi kewajiban yang diatur secara jelas. Mulai dari pra-bencana, saat kejadian, sampai pemulihan,” tegas Rohim, Selasa (9/12/2025).

Ia mengatakan, raperda ini akan menata ulang standar keamanan sekolah, mulai dari skema jalur evakuasi, alat keselamatan, sistem peringatan dini, hingga kesiapan guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi situasi darurat. Penekanannya bukan hanya pada fasilitas, tetapi juga kapasitas sumber daya manusia.

“Peraturan ini memastikan sekolah tidak hanya punya prosedur, tetapi SDM yang terlatih dan sarana pendukung yang layak. Keselamatan siswa harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Rohim menegaskan bahwa seluruh substansi raperda telah dipadatkan dalam rapat finalisasi bersama berbagai pemangku kepentingan. Tahap berikutnya adalah harmonisasi sebelum dibawa ke sidang paripurna untuk pengesahan.

“Pembahasannya telah selesai. Targetnya Desember ini sudah disahkan bersamaan dengan perda ekonomi kreatif,” kata Rohim.

Melalui regulasi ini, DPRD berharap pengelolaan sekolah di Samarinda dapat bertransformasi menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bencana, sehingga kegiatan belajar-mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman dan berkelanjutan. (ADV)