SPASIKALTIM.COM, SAMARINDA – Perkembangan teknologi dan pesatnya penggunaan media sosial mendorong pemerintah dan lembaga legislatif untuk menyesuaikan pola komunikasi dengan generasi muda. Kehadiran informasi melalui platform digital dinilai menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan Generasi Z.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno, mengatakan perubahan pola konsumsi informasi di kalangan anak muda perlu diikuti dengan cara komunikasi yang relevan. Menurutnya, media sosial saat ini menjadi salah satu sumber utama bagi Gen Z dalam memperoleh berbagai informasi.

“Sekarang lebih banyak Gen Z menerima informasi melalui media sosial. Jadi kita juga perlu hadir di platform yang memang mereka gunakan,” kata Suparno, Jumat (28/8/2026)

Ia menilai pemanfaatan media sosial tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, khususnya generasi muda.

Suparno mengakui mengikuti perkembangan media sosial bukan selalu menjadi hal yang mudah bagi generasi yang tumbuh sebelum era digital berkembang seperti sekarang. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghindari perkembangan teknologi.

“Generasi kami, mengikuti perkembangan media sosial memang tidak selalu mudah. Tetapi, teknologi harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang positif,” jelasnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Informasi yang disampaikan melalui media sosial juga diharapkan dapat menjadi edukasi sekaligus membuka ruang bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya.

Suparno berharap generasi muda di Samarinda tidak hanya berperan sebagai penerima informasi. Lebih dari itu, Gen Z diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pembangunan melalui ide, kreativitas, dan kontribusi positif.

“Anak muda tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga bisa ikut berkontribusi dalam perkembangan Samarinda,” pungkasnya. (Adv/ DPRD Samarinda)