SPASIKALTIM.COM, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda mendorong kawasan Citra Niaga dikembangkan sebagai ruang terbuka publik yang aktif dan berkelanjutan. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus penggerak ekonomi kreatif di jantung kota.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menilai penataan Citra Niaga tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik. Menurutnya, kawasan tersebut harus dihidupkan melalui agenda kegiatan yang rutin dan konsisten agar benar-benar menjadi ruang interaksi warga.

Beragam aktivitas seperti pementasan seni, festival kuliner, hingga pameran produk kreatif lokal disebut dapat menjadi magnet baru bagi masyarakat maupun wisatawan. Kehadiran kegiatan tersebut diyakini mampu meningkatkan kunjungan dan menghidupkan kembali fungsi sosial kawasan.

“Kawasan publik yang hidup dengan aktivitas warga akan menciptakan efek berantai. Ketika orang datang, ekonomi lokal ikut bergerak,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Rohim menilai, geliat pengunjung akan berdampak langsung pada pelaku usaha kecil, UMKM, serta komunitas kreatif yang beraktivitas di sekitar Citra Niaga. Karena itu, pengembangan kawasan harus dirancang sebagai ekosistem, bukan sekadar ruang terbuka pasif.

Selain penguatan aktivitas, DPRD juga menekankan pentingnya dukungan anggaran serta strategi promosi yang terencana. Pengembangan kawasan wisata perkotaan, kata Rohim, membutuhkan investasi jangka panjang agar manfaatnya berkelanjutan.

Ia mendorong Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda untuk menyusun peta jalan atau roadmap pengembangan Citra Niaga secara jelas dan terukur. Dokumen tersebut dinilai penting sebagai acuan pembangunan kawasan, peningkatan daya saing pariwisata, serta menarik minat investor.

Rohim juga mengingatkan posisi Citra Niaga yang sangat strategis karena berada di pusat kota dan terhubung dengan kawasan publik lain, seperti Tepian Mahakam dan Simpang Pasar Pagi. Pengembangan terpadu antar-kawasan dinilai dapat memperkuat citra Samarinda sebagai kota tujuan wisata urban.

“Jika dikerjakan dengan konsep yang jelas dan konsisten, Citra Niaga bisa kembali menjadi ikon kebanggaan Kota Samarinda,” tegasnya.

DPRD berharap Pemerintah Kota Samarinda segera menindaklanjuti rencana revitalisasi yang pernah disusun, sehingga Citra Niaga tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik semata, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas warga dan penggerak ekonomi kreatif kota. (ADV)