SPASIKALTIM.COM, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menjelaskan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tetap direncanakan berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pejabat negara yang akan memimpin upacara tersebut.

Helmi mengatakan informasi yang diterimanya menunjukkan bahwa agenda peringatan kemerdekaan di IKN tetap berjalan sesuai rencana. Meski demikian, kepastian mengenai kehadiran Presiden maupun Wakil Presiden masih menunggu keputusan pemerintah pusat. Menurutnya, seluruh masyarakat Kalimantan Timur kini menantikan pengumuman resmi terkait pelaksanaan upacara kenegaraan tersebut.

“Pelaksanaan 17 Agustus tetap ada di IKN, cuman yang hadir saya belum tau apakah presiden atau wakil presiden,” ucap Helmi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, masyarakat Kalimantan Timur tentu berharap Presiden dapat hadir secara langsung pada upacara peringatan kemerdekaan di IKN. Kehadiran kepala negara dinilai akan menjadi momentum penting sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan ibu kota baru yang saat ini terus berjalan.

“Kita berharap pak presiden bisa hadir, tetapi kita ketahui bersama presiden kesibukannya cukup luar biasa,” katanya.

Helmi menilai penyelenggaraan upacara di kawasan IKN memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai seremoni kenegaraan, tetapi juga sebagai simbol kemajuan pembangunan nasional yang sedang berlangsung di Kalimantan Timur. Karena itu, ia berharap pelaksanaan kegiatan tersebut dapat memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat lokal, termasuk pelajar, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda.

Ia menegaskan keterlibatan warga Kalimantan Timur akan menjadi bentuk penghargaan atas peran daerah yang kini menjadi lokasi ibu kota negara. Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan juga harus mampu mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan masyarakat di daerah, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap keberadaan IKN sebagai simbol masa depan Indonesia.

“Harapan saya IKN itu melaksanakan acara apel tentunya dapat melibatkan masyarakat Kalimantan Timur,” pungkas Helmi. (Adv/ DPRD Samarinda)