SPASIKALTIM.COM, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus menunjukkan keseriusannya menuju target Bontang Zero Waste 2029. Komitmen itu kembali ditegaskan lewat kunjungan Tim KOICA Indonesia Office, Tim Korean Experts, Pemerintah Provinsi Jeju, serta perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI yang diterima langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Selasa (4/11/2025).

Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret memperkuat kerja sama internasional di bidang pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Dalam kesempatan itu, para delegasi membahas rencana implementasi proyek, survei pra-kelayakan, serta meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontang Lestari yang disiapkan sebagai lokasi utama program.

Turut hadir perwakilan KLH RI serta delegasi Pemerintah Provinsi Jeju-Korea Selatan, di antaranya Director of Peace Diplomacy Division Oh Gyun Kang, Director of Resource Circulation Division Geun Sik Jeong, dan Director of Jeju International Development Cooperation Center (IDCC JEJU) Ui Cheol Shin.

Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas terpilihnya Bontang sebagai salah satu pilot project hibah Pemerintah Provinsi Jeju melalui skema Official Development Assistance (ODA).

“Kerja sama ini diharapkan membawa perubahan nyata dalam sistem pengelolaan sampah, sekaligus mempercepat terwujudnya Bontang Zero Waste 2029,” ujar Neni.

Ia menegaskan pentingnya inovasi, mengingat kapasitas TPA Bontang Lestari diperkirakan hanya mampu bertahan 3–4 tahun lagi. Karena itu, pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi langkah wajib.

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup pembangunan 30 Clean House, fasilitas Waste to Energy (Biodigester), sarana pemilahan hasil daur ulang, serta kampanye pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Bontang, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada KOICA, Pemerintah Provinsi Jeju, Kementerian Lingkungan Hidup RI, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Semoga sinergi yang baik ini terus berlanjut,” tutupnya.(*)