SPASIKALTIM.COM, Bontang – Dalam rangkaian kampanye pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, pasangan calon Basri Rase dan Chusnul Dhihin meluncurkan program inovatif bertajuk “Bontang Menyala”.
Program ini bertujuan untuk menerangi seluruh sudut kota, termasuk gang-gang kecil dan area publik, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga Bontang.
Berbicara di hadapan masyarakat di posko Sekretariat P3LB, Tanjung Laut Indah, pada Kamis malam (3/10/2024), Basri Rase menegaskan bahwa pencahayaan yang baik bukan hanya soal penerangan fisik, tetapi juga mengenai peningkatan rasa aman warga.
“Bontang harus terang, agar warganya merasa lebih nyaman saat beraktivitas, khususnya di malam hari,” ujarnya.
Program “Bontang Menyala” dirancang untuk memberikan lebih dari sekadar penerangan. Inisiatif ini diharapkan mampu menghidupkan kegiatan ekonomi lokal pada malam hari. Lingkungan yang terang benderang akan mendorong warga untuk lebih leluasa beraktivitas, termasuk berdagang dan menjalankan usaha kecil-kecilan. Dengan pencahayaan yang merata, diharapkan kehidupan kota akan semakin produktif, bahkan setelah matahari terbenam.
Chusnul Dhihin menambahkan bahwa program ini dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
“Kami tidak hanya ingin menerangi kota, tapi juga menjaga agar program ini berkelanjutan dengan teknologi yang efisien,” kata Chusnul.
Salah seorang warga, Irham, menyambut baik ide penerangan ini, mengingat masih banyak wilayah di Bontang yang minim pencahayaan.
“Kalau program ini bisa terlaksana, tentu akan lebih aman, terutama bagi perempuan yang sering khawatir keluar di malam hari,” ujarnya.
Program “Bontang Menyala” diharapkan mampu mewujudkan Bontang yang lebih terang, aman, dan produktif, membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.





