SPASIKALTIM.COM, BONTANG – Kelurahan Satimpo kembali menunjukkan konsistensinya dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik. Untuk keenam kalinya, PPID Pelaksana Kelurahan Satimpo berhasil masuk sebagai finalis dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan visitasi dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur bersama Tim PPID Utama Kota Bontang berlangsung di Ruang Pertemuan Kelurahan Satimpo, Selasa (5/5/2026).
Kedatangan tim visitasi disambut langsung Lurah Satimpo, Maryono, didampingi Ketua PPID, Tim PPID Pelaksana Kelurahan Satimpo, serta Babinkamtibmas Kelurahan Satimpo.
Visitasi tersebut merupakan tahapan lanjutan dari proses verifikasi Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang sebelumnya telah disampaikan oleh peserta, sebagai bagian dari penilaian keterbukaan informasi publik bagi PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
Dalam kompetisi tersebut, Kelurahan Satimpo bersaing dengan tiga kelurahan lainnya, yakni Kelurahan Tanjung Laut, Kelurahan Api-Api, dan Kelurahan Gunung Elai.
Lurah Satimpo, Maryono, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, Kelurahan Satimpo kembali masuk finalis untuk keenam kalinya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan informasi yang transparan, cepat, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Maryono juga memaparkan sejumlah inovasi dan upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan layanan keterbukaan informasi publik di wilayahnya. Presentasi tersebut menjadi salah satu poin penting dalam proses penilaian visitasi.
Selain melakukan penilaian, Tim Komisi Informasi juga memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Kelurahan Satimpo.
“Kami berharap capaian ini bisa kembali mengantarkan Kelurahan Satimpo mempertahankan predikat Kelurahan Informatif seperti tahun sebelumnya,” tambahnya.
Kegiatan visitasi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dalam mendorong keterbukaan informasi publik yang transparan dan akuntabel di Kota Bontang. (*)





