SPASIKALTIM.COM, PANGKEP – Anggota DPRD Pangkep, Muhammad Ramli, menggelar reses di Pulau Matalaang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya. Kegiatan ini disambut antusias sekitar 250 warga yang hadir menyampaikan aspirasi.

Sejumlah persoalan krusial mencuat dalam pertemuan tersebut. Ketua BPD Desa Sabalana, Fahril Paharu, menegaskan abrasi menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan pulau.

“Pulau kami terancam abrasi,” ujarnya singkat.

Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi pendidikan dan minimnya fasilitas dasar. Sekolah di Pulau Matalaang dilaporkan rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

“Sekolah rusak, listrik juga tidak ada. Malam gelap,” tambahnya.

Tak hanya itu, warga turut menyoroti kurangnya transparansi pemerintah desa, terutama tidak adanya papan informasi penggunaan anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Ramli menyatakan akan menampung seluruh aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di DPRD. Ia menegaskan, persoalan di wilayah kepulauan menjadi perhatian penting dalam agenda pembangunan daerah. (*)