SPASIKALTIM.COM – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, terus menggalakkan kampanye mereka. Pada Kamis (10/10/2024) malam, keduanya berkunjung ke Jalan Sultan Hasanuddin RT 04, Gang Losari 11, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Basri memperkenalkan program unggulan kesehatan, UMKM, dan pariwisata, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bontang.

Di hadapan warga setempat, Basri menekankan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama dalam program kerja yang mereka usung. Ia menargetkan agar warga Bontang tidak lagi perlu berobat ke luar kota, dan justru menjadikan kota ini sebagai pusat layanan kesehatan yang bisa menarik pasien dari luar daerah, seperti Balikpapan.

“Saya ingin, di masa mendatang, tidak ada lagi warga Bontang yang harus mencari perawatan di luar kota. Sebaliknya, kita ingin orang luar datang ke Bontang untuk berobat. Itulah yang saya sebut visi yang visioner,” ujar Basri.

Menurutnya, dengan adanya fasilitas kesehatan yang lengkap dan berkualitas, Bontang akan semakin maju dan masyarakatnya akan merasakan peningkatan kesejahteraan. “Jika kesehatan warga terjamin, insya Allah Bontang akan semakin hebat dan sejahtera,” tambahnya.

Selain kesehatan, Basri juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini, sekitar 18 ribu pelaku UMKM tercatat di Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Bontang. Namun, banyak di antara mereka masih terkendala permodalan untuk mengembangkan usahanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Basri memperkenalkan program “UMKM Hebat”, yang memberikan pinjaman tanpa bunga dan tanpa uang muka (DP) kepada pelaku UMKM. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengatasi masalah modal dan jaminan yang sering menjadi hambatan.

“Banyak pelaku UMKM yang ingin maju, tapi mereka terkendala modal. Mereka tidak bisa meminjam ke bank karena tidak punya jaminan, dan banyak juga yang rumahnya masih sewa. Maka, kami hadir dengan UMKM Hebat, pinjaman tanpa bunga dan tanpa DP. Ini program untuk semua pelaku UMKM agar bisa berkembang lebih cepat,” jelasnya.

Selain dua sektor tersebut, pengembangan pariwisata juga menjadi perhatian serius Basri. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar penting kemajuan Bontang. Basri menekankan bahwa pembangunan sektor ini akan dilakukan secara bertahap dan menyempurnakan upaya-upaya yang telah dimulai.

“Salah satu yang harus saya tingkatkan adalah pariwisata. Sekarang ini kita mulai bangun sedikit-sedikit dan akan kita sempurnakan. Kalau pariwisatanya berkembang, kita punya modal besar untuk kemajuan Bontang,” katanya.

Lebih lanjut, Basri juga menyoroti potensi besar yang dimiliki paguyuban-paguyuban seni dan budaya di Bontang, yang menurutnya dapat mendukung pengembangan pariwisata di kota tersebut. Ia berjanji akan membantu mereka agar semakin berkembang.

“Kita punya paguyuban. Semua paguyuban di sini punya alat-alat seni dan sanggar lengkap. Tinggal kita yang membantu mereka agar lebih berkembang,” pungkas Basri.

Dengan fokus pada kesehatan, UMKM, dan pariwisata, Basri dan Chusnul optimistis program-program yang mereka usung dapat membawa kesejahteraan bagi warga Bontang.