SPASIKALTIM, BONTANG – Pasangan calon Wali Kota Bontang nomor urut 1, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, gelar pertemuan strategis bersama tujuh partai pendukungnya, Minggu (17/11/2024) malam.
Acara yang berlangsung di halaman Cafe Gading, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Api-api, Bontang Utara, menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi jelang pemilihan kepala daerah.
Hadir dalam pertemuan tersebut tujuh partai pendukung, yakni Hanura, PKN, PPP, Buruh, Perindo, Ummat, dan Garuda.
Acara berlangsung hangat dengan diskusi yang berfokus pada visi, misi, dan program kerja pasangan calon untuk mewujudkan pembangunan Bontang yang inklusif dan berdaya saing.
Basri Rase mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh ketujuh partai tersebut.
Ia menegaskan komitmennya untuk memimpin Bontang dengan nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberpihakan kepada masyarakat.
“Laki-laki itu ditakdirkan untuk menjadi pemimpin,” ungkap Basri Rase penuh semangat.
Ia menegaskan, kepemimpinan yang kuat dan berintegritas menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi besar untuk Bontang.
Lebih lanjut, Basri memberikan pandangannya mengenai peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan, khususnya dalam kepemimpinan.
“Pemimpin itu harus laki-laki. Perempuan bukan tidak bisa, tetapi sebagaimana harusnya perempuan itu menjadi pendamping suami,” ucapnya sembari mengilustrasikan dengan peran sang istri dalam mendukung langkah-langkahnya selama ini.
Pernyataan tersebut dipahami akan sangat memicu beragam respons, tetapi Basri menegaskan pandangannya tidak bermaksud merendahkan peran perempuan, melainkan lebih kepada penekanan harmoni dan kerja sama antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan rumah tangga maupun masyarakat.





