SPASIKALTIM.COM, BONTANG — Suasana haru dan kehangatan menyelimuti Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat malam (31/10/2025). Pemerintah Kota Bontang menggelar acara Lepas Kenang Purna Tugas Sekretaris Daerah (Sekda), Aji Erlynawati, yang resmi memasuki masa purna bhakti setelah lebih dari dua dekade mengabdi untuk Kota Taman.

Acara penuh kekeluargaan itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Wakil Ketua DPRD Sitti Yara, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD. Turut hadir pula para camat, lurah, pimpinan perusahaan, perbankan, serta para ASN di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Aji Erlynawati tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama masa pengabdian.

“Saya berterima kasih kepada pimpinan daerah, DPRD, dan seluruh rekan ASN. Dua puluh empat tahun bukan waktu singkat. Saya belajar bahwa kunci birokrasi yang baik adalah kerja sama dan saling mendukung,” ujarnya.

Aji Erlynawati juga memberi penghargaan khusus kepada Wali Kota Neni Moerniaeni dan mantan Wali Kota Andi Sofyan Hasdam, yang disebutnya sebagai sosok inspiratif dalam kepemimpinan.

“Saya beruntung bisa belajar dari Bunda Neni dan Bapak Andi. Keduanya memberi teladan tentang dedikasi dan disiplin dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Karier panjang Aji Erlynawati dimulai sejak 2001. Ia pernah bertugas di Bappeda Provinsi Kaltim, Bappeda Kota Bontang, Bidang Pembangunan Setda, hingga Dinas Perikanan, sebelum dipercaya menjadi Sekda pada 2019. Menutup sambutannya, Aji Erlynawati memohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat, sembari berharap generasi penerus dapat bekerja lebih baik.

Sementara itu, Wali Kota Neni Moerniaeni memuji sosok Aji sebagai birokrat yang disiplin dan rendah hati.

“Bu Aji bukan hanya pegawai teladan, tapi juga pribadi yang penuh tanggung jawab. Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama ini,” ungkapnya.

Neni juga mengungkapkan rencana membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kota Bontang, dan berharap Aji Erlynawati tetap terlibat sebagai penasihat.

“Meski sudah purna tugas, saya berharap Bu Aji Erlynawati tetap memberi masukan bagi kemajuan kota,” tambahnya.

Sementara itu, Andi Sofyan Hasdam turut memberi semangat kepada Aji Erlynawati dan ASN yang hadir.

“Pensiun bukan akhir, tapi awal kebebasan baru. Lihat Mahathir Mohamad—di usia 92 tahun masih memimpin. Jadi jangan merasa tua untuk berkarya,” ujarnya.

Ia juga menilai Aji Erlynawati sebagai sosok birokrat profesional dan netral dari kepentingan politik, hal yang menurutnya patut menjadi contoh bagi ASN lainnya.