SPASIKALTIM.COM, BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (25/10/2025) pagi di dua lokasi strategis, yakni Pelabuhan Bontang dan halaman Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Kelurahan Loktuan.

Sidak di hari libur tersebut difokuskan untuk memantau progres pembongkaran bangunan di halaman masjid terapung yang merupakan bagian dari program revitalisasi dan penataan ulang area parkir. Selain itu, Wali Kota juga meninjau lahan milik pemerintah yang berada di sekitar area Pelabuhan Loktuan.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, Asisten Administrasi Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, Kepala Dinas PUPR M. Cholis Edy Prabowo, anggota DPRD Faizal, Kepala Dinas Perhubungan Bahauddin, serta perwakilan PT Laut Bontang Bersinar, Camat Bontang Utara M. Nur, Lurah Loktuan Supriadi, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam tinjauannya, Neni memberikan instruksi tegas kepada dinas terkait untuk segera membersihkan area halaman parkir, termasuk sisa bangunan hasil pembongkaran. Ia menekankan bahwa area publik seperti pelabuhan dan masjid harus terlihat indah, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti kondisi kebersihan di area kantor pelabuhan. Ia menemukan masih banyak sampah berserakan akibat aktivitas penumpang dan meminta pihak pengelola pelabuhan segera mengambil tindakan konkret.

“Program GESIT (Gerakan Sampahku Tanggung Jawabku) yang telah dicanangkan pemerintah harus benar-benar diimplementasikan, baik oleh pengelola maupun para pengunjung pelabuhan. Ini penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib,” tegas Neni.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kota Bontang menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat disiplin kebersihan, penataan ruang publik, dan pengelolaan aset daerah secara berkelanjutan.