sapasikaltim.com, Bontang – Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri acara Serah Terima Pengelolaan Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Selambai di Lok Tuan, Bontang, pada Kamis sore (5/9/2024).

Acara ini menandai pengalihan pengelolaan proyek dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur kepada Pemerintah Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Basri Rase mengucapkan terima kasih kepada Balai Prasarana Permukiman atas upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas permukiman di Selambai. Ia mengakui bahwa proses mendapatkan program ini sangat panjang dan penuh tantangan, mengingat banyak daerah lain di Indonesia yang juga mengajukan permintaan serupa.

“Ini merupakan perjuangan yang sangat panjang dan sulit karena semua daerah di Indonesia pasti meminta hal yang sama,” ujar Wali Kota.

Basri Rase juga menekankan pentingnya perencanaan lanjutan untuk pembangunan Jalan Selambai agar dapat terhubung hingga ke daratan. Menurutnya, jalan ini akan sangat bermanfaat, terutama dalam konteks mitigasi bencana, karena akan memudahkan akses bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami merasa puas ketika Komisi V DPR RI reses di Bontang. Waktu itu saya minta jalan di Selambai, semoga nanti bisa tembus sampai ke daratan kembali,” ungkapnya.

Wali Kota meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mempersiapkan perencanaan kelanjutan Jalan Selambai. Jika lahan di sekitar area tersebut sudah bersih dan siap digunakan, perencanaan ini diharapkan bisa dimulai pada tahun 2025.

“Kalau lahannya clean and clear, segera buat perencanaannya di 2025,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Basri Rase menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Cipta Karya dan seluruh Ketua RT di Lok Tuan yang telah membantu dalam proses ini. Ia berharap dukungan dan kerja sama ini terus berlanjut hingga seluruh permasalahan di kawasan tersebut dapat diselesaikan.

Acara serah terima diakhiri dengan pengecekan jalan sepanjang 486 meter yang merupakan bagian dari proyek peningkatan kualitas permukiman di wilayah Selambai.